- Pemerintahan
- Selasa, 21 Juli 2026
Loading
Loading
CILEGON, Diskominfo– Pemerintah Kota Cilegon melalui Plt. Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, melakukan monitoring langsung terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan publik, salah satunya RSUD Kota Cilegon, pada awal hari kerja setelah libur Idulfitri, Rabu, 25 Maret 2026
Aziz Setia, mengatakan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, terutama di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan bagi sejumlah OPD sesuai surat edaran Wali Kota Cilegon. “Hari ini kami bersama tim dari Sekretariat Daerah melakukan monitoring terhadap OPD yang langsung memberikan layanan kepada masyarakat. Salah satunya RSUD Kota Cilegon, karena ada sejumlah OPD yang memberlakukan WFA sesuai surat edaran Wali Kota, kecuali OPD yang langsung pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Aziz juga menyampaikan, memasuki awal hari kerja pascalibur Lebaran, pelayanan di RSUD Kota Cilegon tetap berjalan normal selama 24 jam. “Alhamdulillah di RSUD Kota Cilegon ini petugas tetap berjaga dan melakukan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam. Kami juga telah mengecek seluruh unit pelayanan, mulai dari IGD hingga laboratorium, dan semuanya berjalan dengan normal,” jelasnya.
Aziz juga memastikan pelayanan berjalan baik, pihaknya juga meninjau kesiapan pemindahan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke gedung baru RSUD Kota Cilegon yang direncanakan mulai digunakan pada Agustus mendatang.
“Kami sekaligus memastikan kesiapan pelayanan IGD yang sedang dipersiapkan untuk pindah ke gedung RSUD yang baru pada Agustus nanti,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kota Cilegon, Ratu Robiatul Alawiyah, menyambut baik kunjungan Plt. Sekretaris Daerah sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. “Kami menyambut baik kunjungan Plt. Sekretaris Daerah Kota Cilegon hari ini. RSUD Kota Cilegon merupakan salah satu OPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, sehingga kami tidak memberlakukan WFA,” ungkapnya.
Ratu juga menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah mengatur sistem kerja sejak masa cuti bersama Lebaran guna memastikan pelayanan tetap berjalan optimal. “Kami membagi petugas dalam tiga shift sejak cuti bersama Lebaran kemarin sehingga pelayanan 24 jam dapat terlaksana dengan baik. Kami maksimalkan pelayanan di IGD, rawat inap, dan laboratorium, sehingga tidak ada layanan yang terhenti,” katanya.
Ratu Robiatul juga berharap gedung baru RSUD Kota Cilegon yang memiliki lima lantai dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “Harapan kami bangunan baru RSUD lima lantai ini dapat segera dipergunakan. Namun demikian, dalam waktu dekat kami akan memaksimalkan pemindahan IGD dari gedung lama ke gedung baru pada Agustus nanti, terlebih gedung IGD lama juga membutuhkan penyegaran,” pungkasnya