Selasa, 23 Juli 2024
Jelang Idul Adha, DKPP Kota Cilegon Periksa Lapak Pedagang Hewan Kurban

Jelang Idul Adha, DKPP Kota Cilegon Periksa Lapak Pedagang Hewan Kurban

Pengawasan dilakukan di seluruh kecamatan yang menjual hewan kurban



CILEGON, DISKOMINFO – Jelang hari raya Idul Adha, Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di lapak-lapak penjual yang tersebar di Kota Cilegon.

 

Fungsional Medik Veteriner pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon drh. Dina Safitri mengatakan pengawasan dilakukan di seluruh kecamatan yang menjual hewan kurban. Ini dilakukan untuk menjamin kesehatan hewan dan dinyatakan layak untuk menjadi kurban. 

 

"Kami juga ingin mencegah penyebaran PMK (penyakit mulut dan kuku), LDS (Lumpy Skin Disease) dan antraks atau penyakit lainnya," kata Dina, usai melakukan pemeriksaan di salah satu lapak penjualan hewan kurban di Makam Balung, Kecamatan Citangkil, Senin, 3 Juni 2024. 

 

Menurut Dina, pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini meliputi administratif seperti surat-surat pemasukan hewan. Lalu pemeriksan fisik untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan sehat dan bebas penyakit antraks, PMK dan LSD. 

 

"Kami menyampaikan, hewan yang didatangkan dari luar sudah dipastikan aman. Terlebih, dengan adanya barcode yang dipasang di telinga hewan untuk mengetahui daerah asal hewan maupun sudah mendapatkan hasil vaksin PMK atau LSD. Sudah atau belumnya hewan yang di vaksin itu kita bisa melihat dari barcode yang ada di telinga hewan," paparnya. 

 

Dikatakan Dina, salah satu lapak hewan kurban di Makam Balung, Citangkil tersebut sudah terdapat barcode vaksin PMK dan LSD sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat. Termasuk sudah sesuai umur sebagaimana yang disyariatkan dalam Islam.

 

Seusai dilakukan pemeriksaan, tim dari DKPP Kota Cilegon memberikan surat keterangan kesehatan kepada pemilik lapak. Dina mengimbau kepada masyarakat yang ingin membeli hewan kurban agar lebih teliti. Antara lain lapak yang sudah memiliki Surat Keterangan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban dari DKPP Kota Cilegon. 

 

“Untuk itu para calon pembeli hewan kurban di Cilegon diimbau agar memilih hewan kurban di tempat,” imbaunya. 

 

Sementara itu, salah seorang penjual hewan kurban di Makam Balung, Citangkil, Heri Waluyo menyampaikan dirinya menjual hewan kurban berasal dari Provinsi Lampung. Menurutnya, sertifikasi kesehatan hewan sangat penting dimiliki pemilik lapak untuk memastikan kondisi hewan sehat dan sesuai syariat. 

 

“Ada 81 ekor hewan di lapak ini. Alhamdulillah tidak ada satupun hewan kita yang terjangkit penyakit. Sekarang alhamdulillah 90 persen sudah terjual,” ucapnya. (*)


Berita Terkait Lainnya

Helldy Resmikan Musyawarah Lokal XIV Orari
  • Kemasyarakatan
  • Minggu, 14 Juli 2024
Helldy Resmikan Musyawarah Lokal XIV Orari
Pemkot Cilegon Genjot Pembinaan Kafilah MTQ
  • Pemerintahan
  • Jumat, 05 Juli 2024
Pemkot Cilegon Genjot Pembinaan Kafilah MTQ
Wali Kota Cilegon Bagikan Ribuan Bibit Cabai
  • Pemerintahan
  • Kamis, 04 Juli 2024
Wali Kota Cilegon Bagikan Ribuan Bibit Cabai
Perbaikan Ruas Jalan Ciwaduk Rampung
  • Pemerintahan
  • Selasa, 04 Juni 2024
Perbaikan Ruas Jalan Ciwaduk Rampung
Cilegon Expo 2024 Diserbu Ribuan Pengunjung
  • Pemerintahan
  • Minggu, 05 Mei 2024
Cilegon Expo 2024 Diserbu Ribuan Pengunjung
Angka Stunting Kota Cilegon Kembali Turun
  • Pemerintahan
  • Rabu, 24 April 2024
Angka Stunting Kota Cilegon Kembali Turun
Luar Biasa, Silpa Cilegon Turun Drastis
  • Pemerintahan
  • Kamis, 04 Januari 2024
Luar Biasa, Silpa Cilegon Turun Drastis
Helldy Ingin Budaya Cilegon Lebih Dikenal Luas
  • Kemasyarakatan
  • Minggu, 10 Desember 2023
Helldy Ingin Budaya Cilegon Lebih Dikenal Luas